You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Baznas Bazis DKI Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih di Pegadungan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Baznas Bazis DKI Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih di Pegadungan

Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan 6.000 liter air bersih untuk warga di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Utan Jati, Kampung Tebaci, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

bentuk kepedulian dari Baznas Bazis DKI Jakarta

Wakil Ketua IV Baznas Bazis DKI Jakarta, Nasir Tajang mengatakan, pendistribusian air bersih bertujuan untuk mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih yang terjadi di wilayah Kalideres, Jakarta Barat dalam beberapa waktu terakhir.

Dia menyampaikan, banyak warga mengalami kekurangan air bersih dampak dari musim kemarau yang panjang salah satu wilayah yang mengalami kondisi tersebut adalah warga di lokasi ini.

140 Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Bazis Kepulauan Seribu

“Merespons kesulitan warga itu, Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan 6.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih di kawasan Pegadungan, Jakarta Barat,” ujar Nasir, Senin (18/9).

Koordinator Baznas Bazis Tanggap Bencana Provinsi DKI Jakarta, Yudiman mengatakan, air bersih sangat penting untuk kesehatan manusia. Air yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, dan penyakit lain yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen.

"Air bersih membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan masyarakat, yang juga membutuhkan air bersih untuk konsumsi dan hidrasi tubuh,” ucap Yudiman.

Maka itu, Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta ingin meminimalisasi dampak kekeringan ini salah satunya dengan pendistribusian air bersih. Sebanyak 800 jiwa warga Jalan Utan Jati menerima manfaat dari bantuan air besih ini.

“Pendistribusian air bersih di wilayah Kalideres, Jakarta Barat adalah bentuk kepedulian dari Baznas Bazis DKI Jakarta kepada warga Jakarta yang mengalami kesulitan air bersih akibat dari cuaca panas di musim kemarau panjang yang ekstrem ini,” jelas Yudiman.

Sementara itu, Ketua RW 11 Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Arif Rahman menyampaikan, kekurangan air bersih mulai dirasakan oleh warga selain efek dari musim kemarau panjang juga berasal dari perbaikan saluran air yang dilakukan oleh pihak PAM Jaya.

“Kekeringan yang dialami masyarakat di RW 11 ini sudah berjalan seminggu, kekurangan air bersih paling parah terjadi di RT 5 sampai RT 10. Mereka sangat membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yaitu air yang bersih dan layak untuk di gunakan sehari-hari,” tandas Arif.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1307 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1228 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1096 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1063 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1011 personTiyo Surya Sakti